Sejarah Olahraga Dayung

Di posting oleh yanuar iqbal fauzi pada 09:46 AM, 23-Jul-12

Di: Olahraga

 

1Sejarah Olahraga Dayung

Secara umum, sejarah olahraga dayung itu sendiri tidak bisa ditentukan bangsa mana yang pertama kali menemukan olahraga tersebut. Hal tersebutdikarenakan sejarah olahraga dayung sudah ada sejak zaman kuno sampaimodern, dimana pada masa itu manusia belum mengenal tulisan, sehingga sangatsulit para ahli sejarah olahraga dayung untuk mengungkapkan dengan secara pastidari negara mana olahraga dayung berasal. Dayung sudah ada sejak dulu, karenadasarnya dari kapal yang dikayuh dengan dayung. Hanya saja, belum ada balapanatau lomba seperti sekarang. Catatan orang mesir pada 1430 sebelum Masehi,menyatakan bahwa pejuang Amenhotep atau Amenopis II terkenal dalam halmendayung. Di kepulauan Aenea, para gadis melakukan salah satu acara pemakaman yang dibuat oleh Aeneas untuk menghormati ayahnya. Pada abad ke13, orang Venesia mengadakan festival Regata yang didalamnya terdapat balap perahu antara satu dengan yang lain.Dalam penelitian ini, penulis mengklasifikasikan sejarah olahraga dayungke dalam dua bagian, yaitu sejarah olahraga kuno dan sejarah olahraga modern.

2.1.1Sejarah Olahraga Dayung Kuno

Olahraga Canoe dan kayak adalah secara relatif baru. Meskipun pengunaan jenis-jenis perahu ini kembali mengenang pada zaman batu. Kayak kemungkinan berasal dari Greenland. Dimana suku Eskimo telah mengunakannya untuk berburu

W.P. Stephens, didalam bukunya : canoe dan pembuatan perahu untuk para amatir  pada tahun 1880-an. Dia mendefinisikan canoe sebagai sebuah perahu yang panjang dan berproporsi sempit, runcing di kedua ujungnya dan digerakan olehdayung yang digenggamkan pada tangan, tanpa ada sebuah fulcrum yang tetap, pesertanya menghadap kedepan.Rekor pertama perlombaan perahu layar kayak-canoe dalam sejarah moderndi organisasikan di Inggris pada tahun 1715 oleh seorang aktor Inggris, ThomasDogget. Peningkatan besar dalam adu kecepatan dan pelayaran kayak masuk  pada tahun 1890-an. Seorang Skotlandia John McGregor, sering dianggap sebagaiBapak Kayak Modern yang telah membuat, Rob Roy nya dengan panjang 4 meter,lebar 75 Cm, dan beratnya 30 Kg. Antara tahun 1864 dan 1867 ia melakukan tour keperairan Inggris, kemudian ke Prancis, Jerman, Swedia dan bahkan ke Palestinadengan menggunakan perahu kayak. Setelah kembali ke Inggris ia membuatorganisasi The Royal Canoe Club. Pada tahun 1890-an canoe dan kayak menjadi popular di seluruh Benua Eropa.Klub canoe pertama di Amerika adalah diorganisasikan secara hampir  bersamaan, dengan klub canoe kerajaannya, dibawa nama klub canoe New York, pada tahun 1871.Setelah pergantian abad konstruksi dan rancangan perahu kayak meningkatsecara dramatis. Alfred Heinreich membuat “Foltboat” pertama, Delphin, padatahun 1904. ”Foltboat” menjelaskan suatu jenis konstruksi perahu yang masihdigunakan untuk perahu kayak rekreasional: sebuah kanvas yang berlapis karetyang melapisi sebuah kerangka kayu yang dapat dibentangkan dan dilipat

 

kembali dengan mudah. Hanya dua tahun kemudian, pada tahun 1906, HansKlepper mulai membuat “Foltboat” berskala besar di Jerman. Perahu kayak  pertama dengan geladak kanvas dan lambungnya yang keras, bernama Rodny,dibuat secara ekslusif untuk perlombaan di Swedia pada tahun 1910. Pada tahun1913 sepuluh rancangan-rancangan perahu kayak yang berbeda-beda di jelaskandidalam buku otoratif pertamanya The Kenufurer yang ditulis oleh Alfret Korn.Secara komersial tentang membuat perahu-perahu canoe juga, yang diikuti oleh prinsip-prinsip rancangan yang sama: kain kanvas yang dibentangkan diataskerangka kayu, yang diikuti oleh lapisan yang padat. Pengenalan aluminium yangsangat bertegangan tinggi terhadap daya tahan perahu kanoeng yang ringan, padaakhir Perang Dunia II.Pembentukan organisasi Internasional pertama untuk canoe dan pada saatini perahu kayak dinyatakan secara tidak langsung dan diinspirasikan oleh seorangAmerika W.Van B. Claussen. Alhasil dari pekerjaan ini InternationalRepresentanten Shaft Des kanusport/ IRK/ dengan kerjasama 19 negara, diCopenhagen, Denmark, 20 Januari 1924. Pada tahun yang sama Olimpiade VIII,diselenggarakan di Paris, termasuk event-event perlombaan kayak dan canoe.Olimpiade selanjutnya di selenggarakan di Berlin, kedua-duanya perlombaankayak dan canoe menjadi event-event yang permanen. Setelah Perang Dunia IIIRK diposisikan kembali oleh International Canoe Federation/ ICF/, yangmensuplai beberapa jenis canoeing dan kayak di Olimpiade pada tahun 1948, diLondon. Olimpiade-olimpiade dan kejuaraan-kejuaraan dunia perlombaan perahukayak setelah perang dunia adalah didominasi oleh Negara Swedia, Denmark,

 

Finlandia dan Chekoslowakia. Sejak Kejuaraan Dunia pada tahun 1954, Rusia,Hungaria, Rumania, Jerman Timur dan Bulgari menjadi negara-negara palingsukses diperlombaan Internasional. Namun kemenangan diraih oleh NegaraPolandia, Inggris, Selandia Baru, Amerika serikat, Australia dan negara-negaralain di Era 80-90an. Misalnya Norwegia, Swedia, Spanyol, Prancis, Portugal,Firlandia, dan belakangan China juga. Ini ironis bahwa meskipun canoe dan kayak sebagai suatu olahraga yang dikembangkan oleh barat ia telah mendapatkan penerimaan yang luas di negara-negara Eropa Timur yang memperoleh kekuasaanyang mereka nikmati secara International. Dewasa ini Federasi CanoeInternasional meliputi lebih dari 80 negara gabungan, dari setiap benua. Dewasaini yang menguasai olahraga adalah atlet-atlet berbakat dari berbagai negara.

2.1.2Sejarah Olahraga Dayung Modern

Olahraga Dayung sudah dikenal sejak zaman sebelum masehi, tetapi baru pada abad ke-16 diresmikan sebagai bentuk olahraga. Menurut catatan sungaiThames di Ingris sering menimbulkan kecelakaan karena dipakai sebagai saranalalu lintas. Raja Hendri VIII mengeluarkan peraturan, hanya pendayung yangmemiliki izin yang boleh melewati perairan Thames.Sejak saat itu, banyak masyarakat yang ingin tampil menjadi pendayungyang baik. Kemudian munculnya berbagai perlombaan untuk memperebutkangelar-gelar pendayung terbaik selanjutnya, berkembang kegiatan ini menjadi suatucabang olahraga. Perlombaan-perlombaan mulai menjamur. Sekitar abad ke-19, para mahasiswa Inggris mulai tertarik dengan olahraga ini, terutama kalanganCambridge dan Ocford yang secara rutin setiap tahun mengadakan perlombaan

 

mensuplai beberapa jenis canoeing dan kayak di Olympiade pada tahun 1948, diLondon. Olympiade-olympiade dan kejuaraan-kejuaraan dunia perlombaan perahu kayak setelah Perang Dunia adalah di dominasi oleh Negara Swedia,Denmark, Finlandia dan Chekoslowakia.2.2

Perkembangan Olahraga Dayung

Sesuai perkembangan zaman, olahraga dayung dari waktu ke waktumengalami perkembangan. Perkembangan tersebut terdiri dari beberapa tinjauanyaitu, perkembangan dayung dunia, dayung Indonesia dan perkembangan dayungdi Kabupaten Simeulue.

2.2.1Perkembangan Olahraga Dayung Dunia2.2.1.1 Olimpiade ke-VIII

Olympiade ke-VIII diselenggarakan pada tanggal 13-15 Juli 1924, di SungaiSeine, Paris Prancis. Bersamaan dengan event-event dayung, The Exhibition of the Canadian Canoe diselenggarakan. Jumlah perwakilan dari berbagai Negaradibatasi. Kanada dan Amerika serikat mengirim peserta mereka untuk diperlombakan didalam 6 event. Perlombaan yang berjarak 800 meter dantermasuk single, double dan empat. Menariknya perahu-perahu yang samadigunakan untuk kedua perlombaan kayak dan canoe. Peserta Kanadamemenangkan semua event-event perlombaan canoe.

2.2.1.2 Olympiade ke-XI

Olympiade ke-XI diselenggarakan pada tanggal 7-8, tahun 1936, diluar Berlin yaitu di Grunau, Jerman. Ini adalah olympiade canoe perdana. Semua

 

 Negara kecuali Brazil yang menggabungkan diri dengan I.C.F. hadir, jumlahnya20 Negara peserta. Peresmian perlombaan perahu layar ini adalah sebuahkesuksesan komplet dalam kedua partisipasi dan organisasi tekhnis yang berstandar tinggi. Sehingga, kanoe mendapatkan kedudukan yang kuat dalam program olympiade.

2.2.1.3 Olympiade ke-XIV

Olympiade ke-XIV diselenggarakan pada tanggal 11-12-1948, Henley diSungai Thames, 50 km dari London, Inggris. Pertandingan olympiade pasca perang pertama adalah menggunakan langkah-langkah persetujuan peraturan- peraturan pertandingan dari Fedrasi Canoe Internasional yang baru dibentuk.Disebabkan adanya perang tersebut, hanya 17 Negara yang mengirimkan pesertanya. Untuk pemenangan pertandingan ini, dia di hadiahi sebuah medalioleh I.O.C dan I.C.F. Tidak mengikutsertakan Jepang dan Jerman dan I.C.Fmengeluarkan mereka, karena mereka telah “melanggar hak azasi dasar manusia.”Perlombaan olympiade perahu layar Henley menunjukkan sebuah komitmen yangsungguh-sungguh dengan asosiasi-asosiasi nasional untuk berpartisipasi dalam pertandingan-pertandingan olympiade di masa-masa yang akan datang.

2.2.1.4 Olympiade ke-XV

Olympiade ke-XV diselenggarakan pada tanggal 27-28-1952, arena canoe berada di teluk kecil Taivallahati, dekat Helsinki, Finlandia. 21 Negara yang berkompetisi pada suatu pertandingan khusus yang dipersiapkan dengan jalur- jalur yang ditandai dengan pelampung berwarna merah. Jumlah perlombaanevent-event yang tidak berubah sebelumnya, dan pertama kalinya Uni Soviet

 

mengikutinya. Selama perlombaan olympiade dayung ini, kongres I.C.Fdilaksanakan, dan dua persatuaan Jerman, Jepang, Spanyol, dan Uni Soviet diakui. Hanyalah perubahan dalam mendesain perahunya itu lebar dari C-1dikarangi menjadi 75 cm (sekitar 29 inchi). Peserta dari Amerika Utara danSkandinavia, dan Chekoslowakia mendominasi perlombaan perahu layar tersebut.

2.2.1.5 Olympiade ke-XVI

Olympiade ke-XVI diselenggarakan Pada tanggal 1 November-30Desember 1956, di danau Wendouree dekat Ballarat, Australia, 124 Km dariMelbourne. Meskipun di wilayah belahan bumi selatan, 17 Negara hadir untuk  bertanding. Sebuah desain revolusioner dimunculkan pada jenis K-1: garis dek yang cekung yang memudahkan pendayung untuk mengkayuh dayungnya.

2.2.1.6 Olympiade ke-XVII

Diselenggarakan pada tanggal 26-28-1960, di danau Albano, 26 Km arahselatan Roma, Italia. Dua puluh satu negara mengirimkan pesertanya kesana. Paraorganisator menyatakan bahwa tidak ada event-event yang diperlombakan didanau Albano. Secara konsekwen, event-event yang berjarak jauh dikeluarkandari program Olympiade, yang telah merugikan besar dunia olahraga. Program initerdiri atas tujuh event termasuk ditambah 500 meter K-2 untuk wanita dan 4x500 meter K-1 secara beranting untuk pria. Sistem adu kecepatan pelampung yangdisempurnakan yang dinamakan Sistem Albano, yang masih digunakan dewasaini. Desain K-1 diberi perbedaan-perbedaan dengan garis-garis lekuk/ cekungdikedua arah garis bujur dan garis lintang.

mengikutinya. Selama perlombaan olympiade dayung ini, kongres I.C.Fdilaksanakan, dan dua persatuaan Jerman, Jepang, Spanyol, dan Uni Soviet diakui. Hanyalah perubahan dalam mendesain perahunya itu lebar dari C-1dikarangi menjadi 75 cm (sekitar 29 inchi). Peserta dari Amerika Utara danSkandinavia, dan Chekoslowakia mendominasi perlombaan perahu layar tersebut.

2.2.1.5 Olympiade ke-XVI

Olympiade ke-XVI diselenggarakan Pada tanggal 1 November-30Desember 1956, di danau Wendouree dekat Ballarat, Australia, 124 Km dariMelbourne. Meskipun di wilayah belahan bumi selatan, 17 Negara hadir untuk  bertanding. Sebuah desain revolusioner dimunculkan pada jenis K-1: garis dek yang cekung yang memudahkan pendayung untuk mengkayuh dayungnya.

2.2.1.6 Olympiade ke-XVII

Diselenggarakan pada tanggal 26-28-1960, di danau Albano, 26 Km arahselatan Roma, Italia. Dua puluh satu negara mengirimkan pesertanya kesana. Paraorganisator menyatakan bahwa tidak ada event-event yang diperlombakan didanau Albano. Secara konsekwen, event-event yang berjarak jauh dikeluarkandari program Olympiade, yang telah merugikan besar dunia olahraga. Program initerdiri atas tujuh event termasuk ditambah 500 meter K-2 untuk wanita dan 4x500 meter K-1 secara beranting untuk pria. Sistem adu kecepatan pelampung yangdisempurnakan yang dinamakan Sistem Albano, yang masih digunakan dewasaini. Desain K-1 diberi perbedaan-perbedaan dengan garis-garis lekuk/ cekungdikedua arah garis bujur dan garis lintang.

 

2.2.1.7 Olympiade ke-XVIII

Diselenggarakan pada tanggal 20-22 -1964, di danau Sagami, 53 km dariTokyo, Jepang. Dua puluh negara ikut ambil bagian dalam olympiade ini. Jumlahevent tinggal tujuh, 500 M untuk K-1 pria secara beranting setuju dihilangkan dari perlombaan 1.000 M untuk K-4 pria. Panjang C-2 dirubah menjadi 6,50 M( sekitar 21 inchi), untuk K-2 dan lebarnya 75 Cm (sekitar 29 inchi). Perubahanini menciptakan sebuah jenis C-2 yang lebih cepat. Peraturan “Tidak adanyaistilah cekung” dalam pembuatan perahu canoe diadopsi untuk mendesain perahukano dan kayak yang standar. Perubahan ini menciptakan canoe dan kayak yang berbentuk intan yang unik, yang masih ada eksistensinya dewasa ini. Perlombaandayung danau Sagami adalah salah satu yang terakhir dalam seminatural sekitar hingga tahun 1984.

2.2.1.8 Olympiade ke-XIX

Diselenggarakan pada tanggal 22-25-1968, perlombaan Regatta,Xochimilco dekat kota Meksiko. Dua puluh negara bertanding dalam tujuh event penting. Yang pertama bangsa Afrika, Ivory Coast, mengirimkan pesertanya, yangmenandai perkembangan dan popularitas canoe. Juga pertama kalinya dalamsejarah perlombaan canoe, sebuah perlombaan Regatta buatan manusia yangmenempatkan suatu pengorbanan yang besar, yang mencap canoe dan rowingsebagi olahraga yang termahal pada program olympiade

2.2.1.9 Olympiade ke-XX

Diselenggarakan pada tanggal 5-9-1972, Perlombaan Regatta,Oberschleissheim, di luar kota Munich, Jerman. Cabang olahraga yang paling

 

 popular adalah canoe slalom, yang diselenggarakan pertama kalinya pada tanggal28-30 Agustus di Augsburg, dan 16 negara ikut serta. Sesudah demonstrasi canoeslalom yang luar biasa menjadi sebuah olahraga yang favorit yang disaksikan oleh penonton televisi diseluruh dunia. Sayangnya, sebuah perlombaan buatan manusia juga mempersiapkan pengorbanan yang besar untuk event ini dan merugikan pengaruh kelanjutan dayung sebagai sebuah event olympiade.

2.2.1.10 Olympiade ke-XXI

Diselenggarakan pada tnggal 28-31 Juli 1976. Lokasi olympiade di pulau Notre Dame, Montreal, Kanada. Dua puluh tujuh negara menunjukkankebolehannya untuk ikut serta dalam suatu peningkatan program. Pada tanggal 10Februari 1974, Komite Eksekutif dari I.O.C. menyetujui adanya penambahan jarak untuk event-event canoe: 500 M untuk K-1, K-2, dan C-1 untuk pria.

2.2.1.11 Olympide ke-XXII

Diselenggarakan pada tanggal 30 Juli sampai 2 Agustus 1980, PerlombaanRegatta, di Krylatskoje, Moskow, Uni Soviet. Para kompetitor dari 23 negaraambil bagian meskipun adanya pemboikotan oleh komite-komite olympiadenasional.

2.2.1.12 Olympiade ke-XXIII

Diselenggarakan pada tanggal 6-11-1984, di danau Casitas, 120 Km baratlaut Los Angeles, Amerika Serikat. Pertama kalinya sejak tahun 1964, sebuah pengaturan natural adalah digunakan untuk keduanya, Canoe dan Rowing, dan

 

komite organisasi mengeluarkan banyak biaya. Dua puluh tujuh negaramengirimkan peserta canoe mereka meskipun banyak negara-negara barat yangtidak berpartisipasi. Event K-4 500 M untuk wanita adalah ditambahkan untuk  program resmi sebagai bagian dari sebuah kelanjutan usaha dalam rangka pengenalan event-event dayung untuk wanita.

2.2.1.13 Olympiade ke-XXIV

Diselenggarakan pada tanggal 26 September sampai dengan 1 Oktober 1988, pada perlombaan di sungai Han, 20 Km Timur Seoul, Korea Selatan. Canoedan Rowing akan memiliki sebuah latihan khusus perlombaan buataan manusia,yang mana akan dilengkapi pada waktu Asian Games di tahun 1986. KoreaSelatan menjadi anggota I.C.F


Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

2 tanggapan untuk "Sejarah Olahraga Dayung"

azril Tanjung pada 10:02 PM, 24-Jul-12

Kalau gak salah olimpiade 2008,perlombaan perahu Naga (olah raga dayung) Mdli Emas di bawap plng Kontingen Indonesia bro

yanuar iqbal fauzi pada 03:10 AM, 25-Jul-12

Sip harus trus di pertahankan tuhbiggrin

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar